Tuesday, December 3, 2019

Bikin merinding Prabowo diam-diam merancang strategi perang



Pandangan Prabowo Tentang pertahanan Indonesia

Tidak boleh membiarkan Indonesia lemah, dengan biaya berapapun Indonesia Harus kuat kalau tidak kita akan diijjak-injak Bangsa lain.
Perang yang akan kita laksanakan adalah Perang Rakyat Semesta “the Consep Of The Total People’s War” Bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut Bela Negara. Jadi kita mungkin dihancurkan sarana prasarana kita tapi indonesia tidak mungkin diduduki negara lain.
Seluruh Rakyat ikut menjadi komponen Bela Negara. Dimana TNI sebagai Komponen Utama. Lalu ada komponen cadangan dan komponen pendukung.
Fokus pertahanan adalah untuk mengamankan dan menjaga seluruh wilayah NKRI Baik Darat, Laut Maupun Udara. Kita ingin semua pulau-pulau besar bisa mandiri.
Kita semua tau hampir seluruh seluruh sejarah perang tujuannya adalah memperebutkan Sumber Daya Ekonomi apakah itu sumber Energi, Air Bersih atau Bahan-bahan strategis lainnya.
Kebijakan luar negeri kita tentunya bebas aktif, kita ingin bersahabat dengan semua pihak. Prabowo menganut filosofi bahwa seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak.
Ada dua
1.    filosofi kuno  oleh “ THUCYDIDES berbunyi :”The Strong Will do What They Can, and The weak will suffer what they must”.
2.    Dari seorang ahli sejarah Romawi “Vegetius Renatus” : SI VIS PACEM PARA BELUM dimana bermakna Jika kau menghendaki damai, harus siap berperang.
Oleh karenanya itu INDONESIA HARUS KUAT.
Kuncinya adalah Investasi. Jadi Pertahanan harus kita pandang sebagai investasi bukan biaya.
Jika tidak ada perdamaian maka tidak ada Stabilitas, Tanpa Stabilitas maka tidak ada perdamaian dan pertumbuhan ekonomi, tanpa pertumbuhan dan pembangunan ekonomi maka tidak tercapai perdamaian. Oleh karena itu untuk mencapai stabilitas dan perdamaian adalaha pertahanan. Dimana pertahanan dipandang sebagai investasi.





No comments:

Post a Comment