Sunday, February 16, 2020

Tugas Agama Prasangka Baik

Download File ini pada link berikut dalam ms.word doc. bisa edit. sudah lengkap Gambar dan Sampul
http://prereheus.com/Af0



In lam tuhsin dzannaka bihi li-ajli washfihi fa-hassin dzannaka bihi li-ajli mu’amalatihi ma’aka.
Fa-hal ‘awwadaka illa husnan? Wa-hal asda ilaika illa minanan?
Jika engkau tak mampu berbaik sangka kepada Tuhan karena sifat yang intrinsik ada pada-Nya,
maka berbaik sangkalah kepada-Nya karena perlakukan baik-Nya terhadapmu.
Bukankah Dia terus-terusan berbuat baik kepadamu? Bukankah Dia memberimu nikmat yang berlimpah?
Pengertian Umum
Sikap yang sehat terhadap hidup adalah berbaik sangka; berbaik sangka pada kehidupan kita, kepada orang-orang disekitar kita, pada lingkungan kita, dan terlebih lagi berbaik sangka pada sumber kehidupan itu sendiri, yaitu Tuhan.
Iklan - Lanjutkan Membaca Di Bawah Ini
Dalam masa-masa sulit kadang kita memiliki prasangka buruk kepada kehidupan kita sendiri, kepada Tuhan. Prasangka buruk tak akan mengubah situasi sulit yang sedang kita hadapi. Tetapi prasangka baik sekurang-kurangnya memberikan tenaga psikologis yang positif pada diri kita. Prasangka positif membuat kita terus berjalan, terus mencoba, tanpa patah semangat.
Dalam sebuah hadis Qudsi yang terkenal, Tuhan berfirman:
“Aku (Tuhan) mengikuti prasangka hamba-Ku terhadap-Ku. Ana ‘inda dzanni ‘abdi bi.”
Jika seorang hamba memiiki prasangka baik kepada kehidupannya, dia akan memiliki sikap positif. Sebaliknya, jika dia memiliki prasangka negatif terhadap kehidupannya, dia akan hanya menciptakan kesulitan bagi dirinya sendiri. Mengapa?
Sebab, dari sikap negatif itu dia akan membiarkan dirinya terjebak dalam pesimisme, dalam perasaan patah harapan.
Jika kita tak bisa berbaik sangka kepada Tuhan karena sifat-sifat-Nya sebagai Tuhan Yang Maha Baik dan Dermawan, sekurang-kurangnya kita berbaik sangka kepada-Nya karena kebaikan-kebaikan yang telah Dia limpahkan-Nya kepada kita setiap hari, tiap saat. Sekurang-kurangnya kita bersyukur bahwa Dia masih terus melimpahi kita dengan kebaika-kebaikan dalam hidup ini, baik besar atau kecil.
Berprasangka baik kepada Tuhan bisa kita lakukan dengan rasa syukur kepada nikmat-nikmat kecil yang terus berhamburan dalam hidup kita setiap hari. Nikmat kecil itu bisa berupa momen-momen berbahagia bersama teman dan sahabat yang baik hati, bersama anak dan isteri. Nikmat itu bisa berupa kemampuan kita menikmati makan siang yang menyenangkan bersama kawan yang lama tak pernah kita jumpai.
Nikmat-nikmat kecil selalu bermunculan dalam hidup kita, tiap hari, bahkan tiap jam. Kita seringkali menganggap itu semua sebagai hal yang alamiah, seolah-olah bukan hal yang istimewa. Ketidakmampuan kita untuk mensyukuri nikmat-nikmat kecil itu membuat kita kehilangan momen yang membahagiakan. Mengapa?
Sebab mensyukuri nikmat adalah sumber kebahagiaan. Mensyukuri nikmat membuat kita terus memiliki prasangka baik pada kehidupan kita, kepada Tuhan, walau dalam masa-masa yang sulit sekalipun.
Pengertian khusus
Ada dua maqam manusia dalam hal kemampauan berprsangka baik dan bersyukur ini. Ada orang-orang umum (‘awam) dan orang-orang khusus (khawas). Orang-orang umum biasanya bersyukur dan berprasangka baik kepada Tuhan karena nikmat-nikmat yang dilimpahkan oleh Tuhan kepadanya. Sementara orang-orang khusus mensyukuri dan berprasangka baik kepada Tuhan karena mereka melihat sifat-sifat “jamal” atau keindahan Tuhan dalam momen apapun.
Baik dalam situasi menderita atau bahagia, mereka hanya melihat aspek “jamal” atau keindahan Tuhan. Mereka ini, baik dalam masa sulit atau mudah, memiliki sikap yang sama: bahagia. Karena mereka tahu bahwa segala sesuatu, baik yang menyulitkan atau menggemberikan dalam hidup mereka, bersumber dari sumber yang sama, yaitu Tuhan Yang Maha Baik dan Indah.
Pelajaran yang bisa kita petik dari sini ialah: pentingnya kita menjaga sikap yang stabil dalam hidup. Baik dalam situasi yang sulit maupun gampang, seseorang selayaknya berusaha untuk bersikap sama: tenang, berprasangka baik, tidak membiarkan dirinya tenggelam dan dikuasai oleh kedukaan.
Seorang yang menjalani laku mistik atau tasawuf adalah orang yang melakukan kontrol atas perasaan kesedihan dan kegembiraan, dan tak membiarkan dirinya diombang-ambingkan oleh perasaan itu. Kemampuan untuk melakukan kontrol diri itu adalah salah satu sumber ketenangan batin dan kebahagiaan rohani.

Anjuran Rasulullah agar Manusia Selalu Berprasangka Baik

Manusia sebagai makhluk sosial tentu tak bisa hidup tanpa berhubungan dengan orang lain. Keharmonisan berinteraksi dengan orang lain merupakan hal yang diinginkan oleh setiap manusia. Namun ini hanya terjadi jika manusia selalu berprasangka baik satu sama lain.
Kalau manusia tak mau berprasangka baik satu sama lain dan malah sebaliknya, suka berprasangka buruk, maka kerukunan dan keharmonisan sukar terjalin.
 
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hujurat Ayat 12:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”
Allah SWT mengingatkan kita untuk menjaga hal yang mendasar dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan, yaitu menjaga perasaan kita agar senantiasa berprasangka baik kepada sesama muslim.
Kita tahu, adanya kerusuhan yang terjadi di dunia nyata, keributan yang terjadi di dunia maya, itu semua tidak terlepas dari awal mula prasangka yang buruk terhadap sesama.
Bahkan diriwayatkan dari Sahabat Umar bin Khattab bahwa Rasulullah SAW bersabda,
وَلَا تَظُنَّنَّ بِكَلِمةٍ خَرَجَتْ مِنْ أَخِيكَ المُسْلِم إِلَّا خَيْرًا
“Sungguh, janganlah kamu menyangka terhadap kalimat yang keluar dari saudaramu sesama muslim kecuali dengan prasangka yang baik.”
Itu merupakan perintah dan anjuran Rasulullah kepada umat Islam untuk selalu berprasangka baik kepada saudaranya sesama muslim. Sebab ini merupakan kunci keharmonisan dalam berhubungan satu sama lain.
Seperti dilansir dalam website resmi Pondok Pesantren Lirboyo, Imam Al-Ghazzali menuturkan dalam kitab Ihya Ulumuddin bahwa kita tidak berhak untuk berprasangka buruk kepada orang lain kecuali ketika telah jelas bagi kita keburukan tersebut dan tidak memungkinkan untuk menta’wil keburukan tersebut dengan kebaikan.
Oleh karena itu, setiap umat manusia hendaklah menjaga hati kita dengan prasangka yang baik. Ini perlu dilakukan agar tercipta kerukunan dan keharmonisan baik di dunia nyata maupun dunia maya. Jangan sampai terjadi petumpahan darah yang tak diinginkan.


Download File ini pada link berikut dalam ms.word doc. bisa edit. sudah lengkap Gambar dan Sampul
http://prereheus.com/Af0

Proposal Pameran Seni Rupa Tema Lukisan Nusantara

Download File Lengkap Sampul Kata Pengantar Dan Lembar Pengesahan. File dalam bentuk ms word. dokumen bisa diedit.
http://prereheus.com/A8o





Dalam rangka meningkatkan kemampuan siswa-siswi dibidang seni, khususnya seni rupa serta untuk memenuhi salah satu tugas dalam pelajaran seni budaya. Potensi siswa dalam berorganisasi dipandang perlu untuk digali. Kreatifitas, kemampuan, dan bakat siswa di bidang seni juga perlu terus diasah, ditingkatkan, dan disalurkan dalam bentuk pameran. Berkaitan dengan hal tersebut diatas, maka penulis selaku siswa kelas X IPA.2 SMA Negeri 2 Makassar, ingin mengadakan kegiatan pameran seni rupa denga tema Lukisan Nusantara. Oleh karena itu, kami berharap bapak/ ibu guru dapat memberikan dukungan terhadap acara yang akan diadakan tersebut.
Pelaksanaan pembelajaran dalam pendidikan nasional juga berpusat pada peserta didik agar dapat: (a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, (b) belajar untuk memahami dan menghayati, (c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif, (d) belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain, dan (e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenang­kan. Untuk menjamin terwujudnya hal tersebut diperlukan adanya sarana dan prasarana yang memadai di lingkungan sekolah. Salah satunya adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler yang dapat  mendukung  kegiatan pembelajaran secara formal. Melalui kegiatan ekstrakurikuler ini siswa dapat mengembangkan potensi diri serta bakat yang dimiliki oleh siswa.

Hal yang mendasari pelaksanaan kegiatan ini yakni penyelenggaraan edukasi karya seni lukis yang diikut sertakan oleh seluruh siswa kelas X SMA Negeri 2 Makassar guna menunjukkan kreatifitas dan kerja sama siswa dalam berorganisasi serta sebagai tugas mata pelajaran seni budaya


Kegiatan pameran yang kami laksanakan bertujuan sebagai berikut;
a)              Ajang prestasi siswa di bidang seni, khususnya seni rupa.
b)              Menanam kecintaan di bidang seni dan budaya.
           c)                Meningkatkan pengetahuan dan wawasan di bidang seni rupa.
           d)                 Meningkatkan kemampuan untuk mengapresiasi sebuah karya.
           e)                  Belajar berorganisasi dan melatih tanggung jawab secara nyata

E.    MANFAAT
1. Melalui kegiatan ini dapat memajukan dan mengembangkan SMA Negeri 2 Makassar Penuh khususnya di bidang Seni.
2. Peningkatan keterampilan, wawasan, pengetahuan dan kreatifitas siswa dalam menciptakan  dan mempelajari berbagai macam karya seni.





Pameran seni lukis yang akan kami laksanakan bertema “Lukisan Nusantara”, dengan harapan pengunjung tidak hanya mendapatkan pengetahuan lebih luas mengenai seni lukis tetapi juga dapat melestarikannya dibidang seni rupa khususnya seni lukis.




Hari/Tanggal               : Selasa, 11 Februari 2020
Waktu                         : 08.00 s/d 15.00
Tempat                        : Ruang kelas X IPA.2 SMA Negeri 2 Makassar

·         Warga SMA Negeri 2 Makassar
·         Seniman
·         Pengamat/kritikus seni
·         Kolektor karya
·         Galeriawan/ Pengusaha Galeri Seni
·         Budayawan
·         Orang tua/wali siswa
·         Umum


Jenis karya yang akan ditampilkan dalam pameran karya seni rupa ini umumnya adalah lukisan Karya Siswa Siswi Kelas X IPA.2 SMA Negeri 2 Makassar. Seni rupa yang dipamerkan nantinya berupa lukisan.


            Ruangan yang digunakan dalam kegiatan pameran seni rupa di sekolah yakni di Ruang Kelas X.IPA.2 SMA Negeri 2 Makassar



Download File Lengkap Sampul Kata Pengantar Dan Lembar Pengesahan. File dalam bentuk ms word. dokumen bisa diedit.
http://prereheus.com/A8o


No.
SEKSI
PENGGUNAAN
 JUMLAH UANG
1
Dekorasi
Membeli bahan-bahan untuk mendekorasi ruang pameran
 Rp    1.000.000,00
2
Stand
Sewa tempat
 Rp         50.000,00
Antisipasi
 Rp         50.000,00
3
Publikasi
Penggandaan pamflet/selembaran
 Rp       100.000,00
Antisipasi
 Rp         50.000,00
4
Dokumentasi
Kertas foto
 Rp       200.000,00
Antisipasi
 Rp       150.000,00
5
Pengumpulan karya
Buffallo untuk pembuatan label brand, pigura, kertas HVS
 Rp       500.000,00
Tinta printer
 Rp       100.000,00
Antisipasi
 Rp         75.000,00
6
Kesekretariatan
Print out proposal
 Rp         20.000,00
7
Konsumsi
Makanan dan minuman untuk panitia
 Rp    1.200.000,00
Makanan dan minuman untuk tamu undangan
 Rp       500.000,00
8
Perlengkapan
Paku, triplek, dan gordeng
 Rp    1.000.000,00


Sewa Lukisan
 Rp    1.000.000,00


Jumlah
 Rp   5.995.000,00



# SUMBER DANA
Jumlah
Dana usaha panitia
500.000,00
Alumni
1.500.000,00
Dana BOS
1.500.000,00
Sponsor
2.500.000,00
Total
6.000.000,00




·        


     
# WAKTU KEGIATAN
WAKTU
KEGIATAN
KET
08.00-09.00
Sambutan dari Kepala Sekolah, Seniman, Guru Seni Budaya, dan Ketua Panitia

09.05
Gunting Pita secara resmi

09.10-11.45
Pameran digelar

11.46-12.30
Istirahat, shalat, dan makan

12.31-15.00
Pameran kembali digelar

15.05
Pameran ditutup










8.      SUSUNAN DAN TUGAS PANITIA
§  Ketua
Ketua panitia adalah pimpinan penyelenggaraan pameran yang bertanggungjawab terhadap kelancaran pelaksanaan pameran. Ketua diharapkan dapat mencari jalan keluar untuk menyelesaikan berbagai masalah yang timbul sejak perencanaan hingga pelaksanaan pameran.

§  Wakil Ketua
Tugas sebagai wakil ketua adalah pendamping ketua, bertanggung jawab atas kepengurusan berbagai hal dan memperlancar kegiatan seksi-seksi, juga mengganti ketua atau melaksanakan tugas ketua, apabila ketua berhalangan.


§  Sekretaris
Tugas pokok sekretaris adalah menulis seluruh kegiatan panitia selama penyelenggaraan pameran. Pembuatan surat-surat pemberitahuan kepada kepala sekolah, orang tua, kepada dinas terkait, apabila pergelaran tersebut akan dilangsungkan di sekolah.
§  Bendahara
Seorang bendahara bertanggung jawab tentang penggunaan, penyimpanan, dan penerimaan uang dana yang masuk sebagai biaya penyelenggaraan pameran. Bendahara harus juga dapat menyusun laporan pertanggungjawaban atas penggunaan dan pengelolaan keuangan selama pameran berlangsung.
§  Seksi Kesekretariatan

Seksi ini bertugas membantu sekretaris dalam pembuatan dokumen tertulis seperti surat-menyurat, penyusunan proposal kegiatan, dan mencatat segala sesuatu yang terjadi hingga pameran selesai.

§  Seksi Usaha
Seksi ini berkewajiban membantu Ketua dalam pencarian dana atau sumbangan dari berbagai pihak, untuk menutupi biaya pameran.
§  Seksi Publikasi dan Dokumentasi
Seksi publikasi bertugas sebagai juru penerang kepada umum melalui berbagai media, seperti dengan surat-surat pemberitahuan, spanduk kegiatan, pembuatan poster pameran, katalog, undangan, dan sebagainya.
Seksi publikasi juga bertugas untuk membuat laporan dokumentasi pameran, dengan jalan mengumpulkan hasil pemotretan tentang kegiatan dari awal sampai selesai (berakhir), dokumentasi pameran ini sangat penting sebagai tolok ukur dan wawasan di masa mendatang.
§  Seksi Dekorasi dan Penataan Ruang
Seksi Dekorasi dan Penataan Ruang pameran bertugas mengatur tata ruang pameran. Seksi ini selain bertugas untuk menghias ruang pameran juga bertugas mengatur denah dan penempatan karya yang dipamerkan.
§  Seksi Stand
Seksi stand atau petugas stand adalah penjaga pameran yang bertugas menjaga kelancaran pameran, mengatur (mengarahkan) pengunjung mulai dari masuk sampai ke luar dari ruang pameran.

§  Seksi Pengumpulan dan Seleksi Karya
Seksi pengumpulan dan seleksi karya bertugas melakukan pencataan dan pendataan karya (nama seniman, judul, tahun pembuatan, kelas, harga, dll) serta melakukan pemilihan karya yang akan dipamerkan.
§  Seksi Perlengkapan
Seksi Perlengkapan memiliki tugas untuk mengatur berbagai perlengkapan (alat dan fasilitas lain) yang digunakan dalam penyelenggaraan pameran. Seksi ini bekerjasama dengan seksi dekorasi dan penataan ruang mempersiapkan tempat penyelenggaraan pameran serta berkordinasi secara khusus dengan seksi pengumpulan dan seleksi karya dalam pengumpulan dan pemilihan karya.
§  Seksi Keamanan
Tugas seksi keamanan diantaranya menjaga ketertiban dan keamanan lokasi pameran khususnya kemanan karya-karya yang dipamerkan.
§  Seksi Konsumsi
Seksi Konsumsi bertugas menyediakan dan mengatur konsumsi ketika pembukaan pameran tersebut. Seksi konsumsi juga bertanggung jawab menyediakan dan mengatur konsumsi dalam kegiatan kepanitian pameran.

Ketua                                      : Ashara Isma Syahrani
Wakil Ketua                            : Besse Nur Fatima
Sekretaris                                : Andi Tenri Uli Ganiyyu Wulandari
Bendahara                               : Muh. Aditia Nugraha
           
Seksi-Seksi                  :
1.      Pengumpulan Karya          : Syahwal Fikri
-Aris edi purnomo
-Eri putra muhdi
-
2.      Dekorasi                : Erik kurniawan
-Andry Sukmawandi
-Doni dwi setiawan
-Fikri izdahari
3.      Konsumsi              : Karyadi
-Aldy zona priyadi
      -Andika
4.      Perlengkapan                     : Sudira
-Prasetyo damar fauzi
-Sanin
5.      Kesekretariatan     : Yogi abdul kahfi
-Muhammad sidik
-Soni wicaksana
6.      Publikasi                : Pauzi Krisdianto
-Ridky maulana sugianto
-Reza hardianto
-Rian setiawan
7.      Stand                                 : Sulaeman (b)
-Restu dwi cahyono 

WAKTU
KEGIATAN
KET
08.00-09.00
Sambutan dari Kepala Sekolah, Seniman, Guru Seni Budaya, dan Ketua Panitia

09.05
Gunting Pita secara resmi

09.10-11.45
Pameran digelar

11.46-12.30
Istirahat, shalat, dan makan

12.31-15.00
Pameran kembali digelar

15.05
Pameran ditutup

-Suryadi ibrahim

8.      Dana Usaha                       : Randi Prayoga
9.      Keamanan             : Ade Sunarya

 

         Demikian uraian proposal ini disusun dengan harapan dapat menjadi acuan dalam pelaksanaan kegiatan pameran seni rupa Siwa Kelas X.IPA.2 SMA Negeri 2 Makassar
Terima kasih atas perhatian dan kesempatan untuk membaca proposal kami ini.
            Mohon maaf sebesar-besarnya jika ada kata-kata yang tidak berkenan di hati dan jika terdapat banyak kekeliruan dalam penyusunan proposal ini.
Sekali lagi ,kritik dan saran selalu kami terima dengan penuh bijaksana dan keseriusan dalam menanggapinya.

Akhir kata ,
Wassalamu’alaikum wr.wb.



Download File Lengkap Sampul Kata Pengantar Dan Lembar Pengesahan. File dalam bentuk ms word. dokumen bisa diedit.
http://prereheus.com/A8o



Makassar, 10 Februari 2020
                                                                  
Ketua




ASHARA ISMA SYAHRANI
Wakil Ketua




BESSE NUR FATIMA

                                                        

Sekertaris




A. TENRI ULI G. WULANDARI
Bendahara




MUH. ADITIA NUGRAHA


Menyetujui,

        
Guru Seni Budaya




F I R M A N, S.Pd