Tuesday, March 12, 2019

TUGAS BAHASA INDONESIA UNSUR INSTRINSIK NOVEL “DIA MERUPAKAN DILANKU 1990”


·         Identitas Novel
Judul Novel: Dia Merupakan Dilanku Tahun 1990
Penulis : Pidi Baiq
Penerbit : Pastel Books
Genre: Romance
Tahun Terbit: 2014
Jumlah Halaman: 348 halaman
ISBN:978 – 602 – 7870 – 41 – 3
Harga Novel: Rp. 59,000
Resensi Novel Dilan Tahun 1990
Yang terdapat di belakang buku

·         Synopsis Novel Dilan 1990
Cinta walaupun sudah berlalu sekian lama, tetap saja di kenang begitu manis. Milea, dia kembali ke tahun 1990 untuk menceritakan seorang laki laki yang pernah menjadi seorang yang sangat di cintainya , Dilan.
Laki – laki yang mndekatinya (milea)bukan dengan seikat bunga atau kata kata manis untuk menarik perhatiannya. Namun melalui ramalan seperti tergambarkan pada penggalan cerita berikut:
Aku ramal nanti kita bertemu di kantin”- Dilan – hlm.20
Tapi saying sekali ramalannya salah. Hari itu, milea tidak ke kantin karena ia harus membicarakan urusan kelas dengan kawan – kawannya , sebuah cara sederhana namun bikin senyum dipilih dilan mengirim piyan untuk menyampaikan suratnya yang isinya :
Milea ramalanku, kita akan bertemu di kantin, ternyata salah ,maaf ,tapi ingin meramal lagi : besok kita akan bertemu”- Dilan – hlm.22
Hal – hal sederhana ini nyatanya dapat membuat milea tersenyum , dan perlahan mulai menaruh perhatiannya kepada Dilan, sampai sampai sebentar dia lupa , ada Beni yaitu pacarnya yang berada di Jakarta.

Reverensi Novel Dilan Tahun 1990
Yang terdapat di belakang bukusebenarnya tidak memberikan ringkasan mengenai cerita yang terdapat dalam novel dilan ini. Namun lebih kepada memberikan gambaran mengenai sikap Dilan oleh pendapat – pendapat para pembaca sinopsis novel dilan.

Milea dan tokoh lainnya seakan menghilang dan hanya Dilan lah yang menjadi titik utama para pembaca. Akan tetapi, hal inilah yang menjadikan novel Dilan ini semakin menarik karena pembaca dibuat penasaran terhadap tokoh , alur cerita. Dan karakter dari masing – masing tokohnya yang tidak ungkapan oleh pengarang Pidi Baiq dalam sinopsisnya .

·         Unsur Intrinsik Novel Dia Adalah Dilanku
A.    Plot/ Alur Cerita
Alur cerita yang terdapat dalam novel ini adalah alur mundur. Buku ini di buka dengan perkenalan nama dan wajah para tokoh. Baik utama maupun tokoh sampingan. Pada bab awal, Milea akan memperkenalkan segala sesuatu tentang dirinya, kisah cinta dan keluarganya.
Pada bab ke dua , Milea akan menceritakan tentang perjalanan cintanya bersama dilan pada tahun 1990. Kisah cinta ini yang sangat romantis dengan segala kesederhanaannya.
B.     Watak Tokoh
Dilan
Perkenalkan “Dilan”, ialah tokoh yang pastinya akan membuat cewek- cewek Klepek- Klepek saat kalian sudah membaca ceritanya, Sebelumnya jauhkan dulu. Bayangkan kalian semua tentang gimana karakternya Dilan di sini Dilan di gambarkan sebagai anggota geng motor Dilan itu baik , romantis lagi,bagai mana nggak bikin klepek-klepek?

Milea
Cewek cantik, teman sekolah dilan, dari sudut pandang Milea semua cerita Dilan di suguhkan , pada suatu waktu, Milea yang sekarang sudah berkeluarga , teringat sosok Dilan , pacarnya pada waktu SMA yang sangat ia cintai. Milea pun menuliskan ceritanya.
·         Sudut Pandang
Latar Waktu
Cerita berlatar tahun 1990, semua sesuatu masih sangat sederhana waktu, remaja tahun 1990 menghabiskan waktu dengan banyak beraktifitas jalan – jalan berkeliling kota
Uniknya novel ini juga mengajarkan kita bahwa tak harus ribet dalam masalah setting tempat dan waktu

Latar Tempat
Novel dilan dan milea hanyalah bertempatkan di sekolah, warung Bu Eem, rumah Milea, rumah Dilan dan sejumlah jalan di bandung. Itupun tidak dugambarkan detail
Konflik
Hubungan Milea dengan Dilan tak melulu lancar , perlu di ingat, dilan adalah anak geng motor dan Milea di taksir oleh banyak cowok. Beragam konflik terjadi karena hal tersebut.

Amanat
Membaca novel Dilan ini dapat membuatmu rindu setidaknya pada tiga hal:pertama pada masa SMA,kedua Masa – masa jatuh cinta, dan yang terakhir yang menjadi pandangan tersendiri dari novel dilan ini adalah nuansa 90an.

Kekurangan Novel Dilan TAhun 1990
1.      Deskripsi mengenai tokoh kurang detail, seperti tinggi , rupa wajah, warna kulit.
2.      Tidak konsisten di dalam penggunaan gaya bahasa seperti gak, engga.
3.      Akhir dari buku ini yang menggantung (meski bukan benar – benar yang terakhir,mengingat adanya buku yang kedua tahun 1991), tapi tetap membuat penasaran

No comments:

Post a Comment