Wednesday, May 1, 2019

RINGKASAN MATERI ORGANISASI DAN MANAJEMEN


KATA PENGANTAR


Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini dengan baik dan benar, serta tepat pada waktunya. Dalam makalah ini kami akan membahas mengenai “organisasi dan manajemen”.
Makalah ini telah dibuat dengan berbagai observasi dan beberapa bantuan dari berbagai pihak untuk membantu menyelesaikan tantangan dan hambatan selama mengerjakan makalah ini. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.
Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh karena itu kami mengundang pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat membangun kami. Kritik konstruktif dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.


Makassar, 25 April 2019
Penulis






LATAR BELAKANG

Organisasi yang baik dapat terwujud apabila komponen-komponen di dalamnya berfungsi secara maksimal. Suatu organisasi yang baik terdapat fungsi-fungsi manajerial yaitu: planning, organizing, actuating, dan controlling. Masing-masing fungsi saling berkaitan dan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Suatu organisasi akan mencapai tujuan dengan baik apabila mampu merencanakan program-program secara matang dengan memperhitungkan masa yang akan datang dan melaksanakan rencana yang telah dibuat. Perencanaan dalam suatu organisasi merupakan proses dasar dalam manajemen untuk merumuskan tujuan dan cara mencapainya, sehingga perencanaan memegang peranan yang lebih besar dibanding fungsi manajemen lainnya. Semakin besar bentuk organisasi menuntut kemampuan manajemen yang lebih baik, terutama kemampuan teknis, karena semua pekerjaan dalam organisasi tidak dapat dilakukan sendiri.




ORGANISASI DAN MANAJEMEN

ORGANISASI

Organisasi merupakan suatu kerja sama yang dilakukan dua orang atuu lebih untuk memenuhi tujun tertentu.

A.  Asas Asas Organisasi

1.   Pengertian asas asas organisasi

Asas asas organisasi adalah pedoman pedoman yang perlu dilakukan agar suatu organisasi dapat berjalan dengan lancar,dan jika asas asas tersebut diabaikan maka akan terjadi kesulitan kesulitan atau masalah masalah di dalm organisasi.

2.     Beberapa Asas Organisasi

Berikut beberapa poin tentang asas organisasi
a.     Perumusan tujuan dengan jelas
b.     Pembagian kerja
c.      Pengelompokan kerja dalam fungsi
d.     Departemenisasi
e.     Penyerahan tugas
f.       Pelimpahan tugas
g.     Pembentukan tata jenjang organisasi
h.     Rentangan peengawasan
i.        Kesatuan perintah
j.       Koordinasi




B.  Bentuk Bentuk Oragnisasi

1.   Bentuk organisasi ditinjau dari segi saluran wewenang

Bentuk organisasi yang ditinjau dari segi saluran wewenang terbagi menjadi 6 bentuk yaitu :

a)     Organisasi lini
Organisasi lini adalah suatu bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dengan bawahan, sejak dari pimpinan tertinggi sampai jabatan jabatan terendah, antara eslon satu dengan eslon lain masing masing dihubungkan dengan garis wewenang atau komando.

Organisasi lini mempunyai ciri ciri sebagai berikut :
1)    Organisasinya kecil
2)    Biasanya pemilik modal usaha sekaligus menjadi pimpinn organisasi
3)    Jumlah anggota masih sedikit dan pada umumnya saling kenal satu sama lain
4)    Hubungan kerja antara pemimppin dan bawahan pada umumnya masih berifat langsung
5)    Spesialisasi dan perlatan kerja masih sederhana
6)    Masing masing kepala unit mempunyai wewenang dan tagging jawab penuh atas segala idang kerja, yang ada dalam unitnya, baik tugas pokok maupun tugas bantuan.
7)    Pemimpin organisasi mempunyai wewenang tunggal untuk memutuskan dan menentukan kebijaksanaan





Kentungan dan kelemahan organisasi lini

Kentungan organisasi lini sebagai berikut :
1)    Proses pengambilan keputusan dapat berjalan lancer dan cepat
2)    Rasa solidaritans dan spontanitas seluruh angota organisasi pada umumnya besar Karena mereka saling mengenal
3)    Disiplin kerja dapat dipertahankan dngan mudah
4)    Pengawasan berjalan secara efektif
5)    Biaya organisasi rendah karena peralatan masih sederhana dan pekerjaan tulis menulis belum banyak
Kelemahan kelemahan organisasi lini :
1)    Tujuan organisasi seringkali didasarkan pada tujuan pemimpin
2)    Ada tendensi dari pucuk pemimpin untuk senantiasa bertindak secara otoriter dan dictator
3)    Organisasi terlalu tergantung pada pimpinan seorang berhalangan maka terjadi kemacetan dan kelumpuhan kerja dalam organisasi
4)    Pengembangn pengtahuan atau spelsialisasi para karyawan sangat terbatas.


b)    Organisasi bentuk fungsionnal

Organisai bentuk fungsional adalah organisasi dimana wewenang dari pucuk pemimpin dilimpahkan kepada kepala para unit organisasi dibawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu.

Organisasi betuk fungsional memiliki ciri ciri sebagai berikut :
1)    Lebih banyak pekrtjaan yang bersifat teknis pelaksanaan dan spesialisasi
2)    Kepala unit organisasi terdiridari orang orang spesialis, dan mempunyai kekuasaan dibidang spesialisnya masing masing terhadap seriap pejabat bawahan yang berda dibawahnya dalam kesatuan manapun juga.
3)    Tiap tiap pegawai bawahan dihadapkan atas bebebrapa pejabat atasan sehingga terdapat pertanggung jawaban terbagi dalam organisasi.
4)    Lalu lintas wewenang dan tanggung jawab melalui berbagai saluran yang menyilang dan tidsk vertical.

Kelebihan dan kelemahan organisasi fungsional
Keuntungan organisasi fungsional:
1)    Spesialisasi orang orang digunakan semaksimal mungkin
2)    Solidaritas anggota anggotanya yang menjalankan fungsi yang sama pada mumnya tinggi
3)    Koordinsi diantara anggota dalam satu fungsi mudah dijalankan
4)    Moril serta disiplin dari orang orang yang menjalankan fungsi yang sama pada umumnya tinggi.
Kelemahan kelemahannya:
1)    Para pelasana sering bingun karena mengikuti perintah yang berasal lebih  dari satu orang atasan.
2)    Koordinasi yang bersifat menyeluruh sukar dijalankan.
3)    Orang orang yang terlalu menpesialisaikan diri dalam satu bidang kerja tertentu,sukar untuk mengadakan tour of duty dan tour of area tanpa melalui pendidikan yang intensif.

c)     Organisasi lini dan staff
Oraganisai lini dan staff adalah organisasi dimana wewenag dari pucuk pemimpin dilimpahkan kepada kepala kepala unit bawannya dan berlangsung secara vertical, dan dibawa pucuk pemimpin serta kepala kepala unit organisasi yang membutuhkan ditempatkan seorang pegawai atau lebih yang tidak mempunyai wewenang komando tetapi bertugas memberikan bantuan,pertimbangan atau saran saran tentang bidang keahlian tertentu.



Ciri ciri organisasi lini dan staff
1)    Organisasinya besar dan kompleks
2)    Jumlah anggotanya banyak
3)    Hubungan kerj yang bersifat langsung tidak mungkin lagi bagi seluruh anggota organisasi
4)    Didalam organisasi terdapat pemisahan kelompok

Kebaikan dan kelemahan organisasi bentuk lini dan staff
Kebaikan kebaikannya:
1)    Ada pembagian tugas yang jelas antara orang orang yang memegang tugas tugas pokok dan orang orang yang memegang tugas pennjang.
2)    Pengembangan bkan anggota organisasi terjamin.
3)    Koordinasi mudah dijalankan dalam setiap kelompok dari kedua karyawan itu.
4)    Disiplin setra moril biasanya tinggi karena tugas yang dijalankan oleh seseorang sesuai dengan bakat keahlian, pendidikan dan pengalaman.
5)    Penerapan prinsip prinsip “the right ma in the right place” lebih mudah dijalankan.
6)    Bentuk organisasi ini sangat luwes, dapat diterpkan untuk segala macam organisasi besar maupun kecil.
Kelemahan kelemahannya:
1)    Sering timbul persaingan yang tidak sehat antara kedua kelompok kerja, masing masing merasa lebih berkuasa padahan kedua duanya sebenarnya sama penting.
2)    Arus kerja dan proses pengambilan keputusan seringkali terlalu berliku liku.
3)    Pejabat lini ada klanya tidak bersedia mengikuti pertimbangan dan saran saran dari pejabat staff, karena menganggap terlalu teoritis dan sulit diterapan.



d)    Organisasi bentuk fungsional dan staff
Bentuk organisasi fungsional dan staff sebenarnya bentuk organisasi fungsional ditambah dengan staff. Menurut Drs. Sutarto bentuk organisasi fungional dan staff adalah organisasi yang wewenang dari pucuk pemimpin dilimpahkan kepada satuan satuan organisasi dibawahnya dalam bidang tertentu, pemimpin tiap bidang kerja dapat memerintah semua pelaksan yang ada disempanjang menyangkut bidang kerjanya, dan dbawah pucuk pemimpin atau pemimpin satuan diangkat pejabat yang mewakili wewenang komando tetapi ia hanya dapat memberikan nasehat tentang bidang keahlian tertentu.

e)     Organsasi lini dan fungsional
Bentuk ini merupakan gabungan antara bentuk lini dan fungsional. Drs. Fx. Soedjadi MPA mengemukakan bahwa organisasi lini dan fungsional adalah suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan dimpahkan kepada para kepala unit dibawahnya khusus dalam suatu bidang pekerjaan tertentu, dan selanjutnya pimpinan tertinngi masih melimpahkan pula wewenang kepada pejabat pejabat yang memimpin unit unit bawahan dalam segala bidang pekerjaan, akan tetapi, yang karena tugas tugasnya secara fungsional koordinasinya diserahkan kepada kepala kepla unit tersebut terdahulu tanpa memandang eceloonya.

f)      Organisasi lini, fungsional dan staff
Bentuk ini adalah perkembangan lebih lanjut organisasi lini dan fungsional. Jadi dalam organisasi ini wewenang dari pucuk pemimpin dilimpahkan kepada kepala kepala unit dibawahnya yang bertugas dalam suatu bidang tertentu, dan selanjutnya pucuk pimpinan masih melimpahkan pula wewenangnya kepada kepala-kepala uniy lainnya yang bertugas mempin segala mavam bidang pekerjaan didalamnya yang untuk pelaksananya dikordinir oleh kepala-kepala unit tersebut terdahulu, dan disamping itu langsung dibawah pucuk pimpinn ditempatkan pula seorang atau beberapa orang pejabat sebagai staff ahli atau staff penasehat yang bertugas membantu pimpinan dalam organisasinya.
2.   Bentuk organisasi ditinjau dari jumlah pucuk pemimpin

a.   Bentuk organisasi tunggal
Bentuk organisasi tunggal adalah organisasi yang pucuk pemimpinnya ada ditangan seorang. Sebutan jabatan untuk bentuk tunggal antara lai presiden, dirktur, ketua, dalam jabatan pemerintah dikenal dengan jabatanmentri, gubernur, bupati, wali kota, camat, lurah, dalam struktur organisasi TNI dikenal sebagai jabatan panglima, komandan; dalam ssstttruktur organisasi kampus dikenal dengan rector, dekan, ketua jurusan.

Kelebihan kelebihan organisasi tunggal:
1)    Keputusan dapat diambil secara cepat
2)    Kekuasaan dan tanggung jawab dipegang sepenuhnya oleh seorang pemimpin sehingga sehingga tidak mengelak atas sesuatu tanggung jwab dengan menunjuk atau mempersalahkan orang lain
3)    Pemimpn yang cakap, giat dan gesit dapat dengan bebas mengembangkan kepemimpinannya untuk kemajuan organisasi

Kelemahan kelemahan  organisasi tunggal:
1)    Bila pucuk pemimpin kurang cakap, kurang berani mengambil keputusan, maka organisasi mengalami kemunduran dn keemahan
2)    Kemajuan organisasi banyak banyak ditentukan oleh kemampuan tunggal itu

b.     Bentuk organisasi jamak
Bentuk organisasi jamak adalah organisasi yang pucuk pemimpinnya ada ditangan beberapa orang sebagai suatu kesatuan. Sebutan jabatan yang digunakan antara lain presidium, direksi, direktorium, dewan, majelis.

Kelebihan kelebihan bentuk organisasi jamak:
1)    Tugas pemimpin dapat dibagi bagi diantara anggota dewan pemimpin sehingga pekerjaan dapat segera diselesaikan
2)    Keputusan keputusan yang dibuat pada umunya baik, karena dipikirkan oleh beberapa orang
3)    Para anggota dewan pemimpin dapat bertukar pikiran, sehingga saling memberi dalam menerima, saling bekerja sama, serta saling menghargai pendapat antara yang satu dengan yang lain.

Kelemahan kelemahan bentuk organisasi jamak:
1)    Keputusan keputusan biasanya tidak dapat dibuat dengan cepat karena setiap harus dirundingkan terlebih dahulu antara anggota dewan.
2)    Tindakan pemimpin sering kurang tegas, karena kadang-kadang  merupakan hasil kompromi antara beberapa pendapa yang berbeda
3)    Letak tanggung jawab kurang jelas, karena keputusan dibuat oleh sekelompok orang


C.  Proses penyusunan organisasi

1)   Tujuan penyusunan organisasi

a)     Idil
Tujuan idil adalah sasaran yang belum  jelas jangka waktu tercapainya dan merupakan akhir dari pada yang bersangkutan.
b)   Operesional
Sasaran akhir dapat dicapai melalui beberapa sasaran antara (intermediate goals) misalnya pembanguanan pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, kehutanan, industry dan lain lain yang dapat dicapai dalam jangka waktu yang relative pendek dan dirumuskan dengan jelas cara cara pencapaiannya.

2)   Proses penyusunan organisasi
Proses penyusunan organisasi meliputi pelbagai kegiatan yang bermula pada orientasi atas tujuan yang akan dicapai dan berakhir pada saat kerangka organisasi yang tercipta terlengkapi dengan prosedur dan metode kerja, kewenangan, personalitas serta peralatan yang diperlukan.
Proses ini dapat dijabarkan menurut menurut konsekwensinya sebagai berikut:
Ø Perumusan tujuan
Ø Penetapan tugas pokok
Ø Perincian kegiatan
Ø Pengelompokan kegiatan dalam fungsi fungsi
Ø Departemenisasi
Ø Pelimpahan wewenang
Ø Staffing
Ø Fasiliting


D.  Teori organisai
Teori organisasi ialah sekumpulan proposisi umum yang erat kaitannya satu sama lai yang digunakan sebagi asas atau prinsip untuk menjelaskan sekelompok gejala. Dalam arti lain teori organisasi adalah teori yang mempelajari kinerja dalam sebuah organisasi, Salah satu kajian teori organisasi, diantaranya membahas tentang bagaimana sebuah organisasi menjalankan fungsi dan mengaktualisasikan visi dan misi organisasi tersebut.

Pembagian teori oganisasi

1.     Teori organisasi klasik
Teori organiasi klasik merupakan teori pertama sejak pengkajian organisasi sebagai ilmu.dikatakan klasik karena konsep konsep yang lahir sejak pengkjian pertama yang sudah berusia puluhan tahun itu, tetap mempunyai nilai yang diakui berpengaruh terhadap kehidupan organisasi.
2.     Teori Neo-Klasik
Pada dasarnya konsep teori neo klasik menerima konsep-konsep yang ada pada teori klasik. Namun, menolak pandangan teori klasik yang menganggap bahwa seluruh pekerja dalam organisasi adalah pekerja ekonomi. Terhadap teori klasi mempinyai pandangan lain manusia itu sebagai mahluk yang paling penting pernannya dalam organisasi disbanding faktor-faktor  lainnya. Menurut toeri neo klasik secara koordinati memiliki perbedaan individual.
3.     Teori organisasi modern
Teori organisasi modern merupakan penyempurnaan lebih lanjut teori klsaik,teori neo klasik. teori ini dicirikan oleh tiga hal pokok yatu: (1) analisisnya dilakukan secara konseptual, (2) mendasarkn diri pada tata emprik yang diperoleh dari berbagai kerangka pemikiran bahwa cara yang paling tepat dan paling bermanfaat dalam mempelajari organisasi adalah





MANAJEMEN

A.  Pengertian manajemen
 Manajemen berasal dari kata to manage artinya mengatur. Pengaturan diakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dari fungsi-fungsi manajemen. Jadi, manajemen itu merupakan proses untuk mewujudkam tujuanyang diinginkan.

B.  Prinsip Prinsip Manajemen Menurut Henri Fayol

1.   Division of work (Pembagian kerja)
2.   Authority and responbility (wewenang dan tanggung jawab)
3.   Discipline (disiplin)
4.   Unity of command (kesatuan perintah)
5.   Unity of direction (kesatuan arah)
6.   Subordination of individual interest into general general interest (kepentingan umum diatas kepentngan pribadi)
7.   Renumeation of personnel (pembagian gaji yang wajar)
8.   Centralization (pemutusan wewenang)
9.   Scalar of chain (hierarki)
10.       Order keteraturan
11.       Equity (asas keadilan)
12.       Initiative (asaskesatuan)
13.       Esprit de decorps (asas kesatuan)
14.       Stability of turn-over personnel (kestabilan jbatan karyawan)







C.  Sistem sistem manajemen
Sistem sistem manajemen dapat dibedakan atas:
1.   Manajemen bapak (paternalistic management)
2.   Manajemen tertutup (closed management)
3.   Manajemen terbuka (open management)
4.   Manajemen demokrasi (democratic management)

D.  Unsur, tujuan dn fungsi manajemen

1.     Unsur unsur manajemen (tools of management)
a.     Men, tenagan kerja manusi, baik tenaga eksekutif maupun operatif
b.     Money, uang yang dibutuhkan untuk mencapai yang diinginkan
c.      Methode, cara-cara yang digunakan untuk mencapai tujuan
d.     Materials, bahan-bahan yang digunakan untuk mencapai tujuan
e.     Machines, mesin-mesin atau alat-alat yang diperlakukan/dipergunakan untuk mencapai tujuan

2.   Tujuan tujuan

Tujuan tujuan hendaknya ditetapkan secara logis, rasional, realitis, dan ideal; berdasarka fakta, data, kemampuan serta potensiyang dimiliki;dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai social, agama, serta peraturan -peraturan pemerintah agar tujuan perusahaan yang ditetapkan bermanfaat bagi masyarakt, cukup visible untuk dicapai.

3.   Fungsi fungsi manajemen

a.     Planning (Perencanaan)
perencanaan adalah proses menetapkan tujuan organisasi dan memutuskan bagaimana mencapai tujuantersebut. Perencanaan membutuhkan kemampuan untuk meramal/memproyeksikan seperti apakejadian-kejadian di masa depan sehingga bisa diputuskan langkah-langkah atau pilihan apa yang harusdiambil dalam proses ini. Proses perencanaan dapat ditentukan dengan langkah-langkah sepertimenentukan misi, tujuan, lalu menyusun rancangan rencana.

b.     Organizing (Pengorganisasian)
Pengorganisasian dalam suatu organisasi sangat penting. Seorang manajer harus dapat mengorganisasidengan meninjau rencana-rencana yang telah dibuat dan menentukan aktivitas apa yang akan dilakukanselanjutnya kemudian membagi tugas kerja kepada individu maupun departemen-departemen yangterkait.

c.      Staffing (Perekrutan Staf)
Setelah melewati perencanaan dan pengorganisasian, langkah selanjutnya ialah mencari pekerja. Dalamproses pencarian pekerja, seorang manajer harus menentukan keahlian yang dimiliki calon pekerja yangakan dikontraknya serta menentukan gaji dan tunjangan Iainnya untuk para pekerja tersebut.

d.     Directing (Pengarahan)
manajer harus memimpin para pekerja serta memberikan motivasi agar sasaran dari organisasi tercapai.Manajer harus memberitahu apa saja yang harus dilakukan serta membuat tenggat waktu yang tepatagar tugas dapat selesai tepat waktu. Selain itu, manajer harus memikirkan reward apa yang diberikanketika seorang pekerja mencapai hasil terbaiknya dalam organisasi. Contohnya saja penghargaanpegawai teladan (employee of the month)

e. Controlling (pengendalian)
Terakhir setelah semua kegitan diatas dilaksanakan, manajer harus mengevaluasi segala aktivitas yangtelah berjalan dalam organisasi apakah para pekerja sudah bekerja sebagaimana mestinya ataubagaimana kinerja organisasi sekarang, sudahkah sejalan dengan tujuan yang akan dicapai atau malahmelenceng jauh. Pengendalian dilakukan untuk menghindari kegagalan organisasi dengan memberikanreview setiap bulan.

PENUTUP

1.   Kesimpulan
Manajemen merupakan kegiatan pokok yang dilakukan seorang pimpinan karena dia menjabat sebagai manajer untuk mengolah input menjadi output melalui proses manajemen. Dengan demikian, istilah manajemen mengacu kepada suatu proses mengkoordonai dan mengintegrasikan kegiatan-kegiatan kerja agar diselesaikan secara efisien dan efektif dengan dan melalui orang lain.
Pada umumnya, fungsi manajemen dibagi menjadi beberapa fungsi, yaitu merencanakan, mengkoordinasikan, mengawasi dan mengendalikan kegiatan dalam rangka usaha untuk mencapai tujuan yang diinginkan secara efektif dan efisien.
Organisasi memiliki pengertian sekelompok orang (2 atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Organisasi juga sangat berhubungan dengan manajemen dan tata kerja karena organisasi secara keseluruhan atau sebagai suatu keselurahan memerlukan manajemen untuk mengatur sistem tatakerja.
Manajemen dan organisasi sangat berhubungan erat, manajemen merupakan atau berarti sebagai kepemimpinan, sedangkan dalam organisasi juga terdapat kepemimpinan. Dengan demikian untuk menyusun organisasi yang baik dan dapat mencapai tujuan di perlukan manajemen yang baik juga.


1.   Saran
Untuk berlangsungnya proses kegiatan organisasi agar dapat berjalan dengan lancar, efesien, dan efektif maka di perlukanlah kerjasama dari berbagai bidang di dalam organisasi dengan cara menjalakan semua fungsi dari manajemen dengan sebaik-baiknya dan meminimalkan kesalahan serta memperkirakan akibat yang mungkin timbul akibat dari keputusan atau tindakan yang diambil.

No comments:

Post a Comment