Sunday, February 24, 2019

Kerangka Acuan Seminar Menjaga Keutuhan NKRI


Kerangka Acuan Seminar
‘’Seminar Kebangasaan’’
Sub Judul : Menjaga Keutuhan NKRI
a.      Latar Belakang                    
‘’NKRI Harga Mati’’ merupakan suatu ungkapan yang lazim dilingkungan masyarakat indonesia. Ungkapan ini menunjukan sebuah rasa cinta yang kuat terhadap bangasa indonesia dalam hal menjaga integrasi. Menjaga keutuhan bangsa indonesia telah menjadi komitmen serta harapan bangsa indonesia demi terwujud cita-citanya dalam menjaga kesatuan. Dalam sejarah bangasa indonesia selain kemerdekaan keutuhan pun dicita-citakan, akan tetapi pada realitas yang terjadi dalam dekade-dekade terakhir ini, NKRI menjadi terancam oleh kelompok-kelompok radikal dan garis keras pemecah bela yang hanya karena kepentingan-kepentingan tertentu mengancam keutuhan bangsa ini. Menjaga keutuhan NKRI merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Indonesia, demi terciptanya kedamaian dan keharmonisan dalam berbangsa dan bernegara ditengah kemajemukan yang adalah kekayaan dan keistimewaan bangsa Indonesia. Dalam hal ini sebagai generasi penerus bangsa, pemuda pun mengambil peran penting dalam menjaga integrasi bangsa, tetapi sebagai mahasiswa bagaimana caranya ia turut mengambil bagian dalam menjaga menjaga keutuhan negara kesatuan republik Indonesia berdasarkan Hukum dan aturan, Kekristenan serta Islam.
Salah satu wujud dari peran tersebut adalah dengan melaksanakan kegiatan seminar kebangsaan dengan judul Menjaga Keutuhan NKRI. Adapun tujuan dari seminar tersebut adalah  Tujuan seminar untuk meningkatkan kesadaran pemuda bahwa dirinya adalah warga negara NKRI yang memiliki UUD 1945 dan Pancasila, meningkatkan pemahaman akan hak dan kewajibannya serta mempunyai rasa bangga dan cinta tanah air serta rela berkorban demi kepentingan negara dan bangsa dan meningkatkan kesadaran sebagai makluk yang beriman bahwa penitngnya menjaga sebuah keharmonisan dalam hidup berbangsa dan bernegara. untuk mencapai tujuan tersebut maka dialog menjadi solusi yang penting, karena itu peserta yang hadir untuk memenuhi diskusi tersebut adalah seluruh anggota persekutuan mahasiswa STT Intim Makassar, para dosen STT Intim Makassar, mahasiswa dari UIN Alaudin, mahasiswa UNHAS fakultas Kedokteran dan anggota GMKI.

b.      Teknis pelaksanaan
Teknis pelaksanaan yang akan dilakukan dalam seminar, pemateri  terdiri dari 3 orang berdasarkan basic masing-masing yaitu dari sudut pandang Hukum, Kekristenan dan Islam. Pemateri dalam seminar adalah  dosen Universitas Sultan Hasanudin Prof. DR. Marthen Napang, S.H.,M.H.,M.Si. yang akan membahas dari sudut padang hukum kemudian dosen dari UIN Alaudin, DR. H. Norman Said, M.A. dari sudut pandang Islam dan dosen STT Intim Makassar, Hendrikus Nayuf, M.Min, M.Th. membahas dari sudut pandang kekristenan. Dalam seminar ini durasi waktu yang ditetapkan bagi setiap pemateri untuk memaparkan materinya adalah adalah 30 menit.
Dalam diskusi ini, terdiri dari 2 orang penyangga yang akan mengambil bagian dalam menanggapi pembahasan dari pemateri terlebih dahulu. Penyangga pertama adalah dosen STT Intim Makasasr, Alius Rampaldoji, M.Th dan kedua adalah mahasiswa STT Intim saudara Amsal. Setelah tanggapan disampaikan oleh  penyangga, tanggapan lain akan disampaikan oleh para peserta seminar.
c.       Waktu dan Lokasi

Hari/Tanggal   : Jumad 29 September 2017
Waktu             : 16:00-18:00 Wita
Tempat            : Kapel Kebangkitan STT Intim Makassar

d.      penutup
Demikian kerangka acuan yang kami buat, semoga dapat memandu pemateri dalam mempersiapkan materi.

No comments:

Post a Comment